Untuk adik-adikku yang baru lulus Sekolah

selesai kuliah mau kemana

Hai, bertemu lagi disini, jujur saya hari ini bingung mau nulis apa, al hasil pikiran saya terbang kesana-kemari dan berujung di masa-masa SMA.

Berbagai pengalaman yang banyak orang lalui di sekolah, dari percintaan hingga persiapan UN/UNBK yang melelahkan.

Oke saya akan cerita sedikit pengalaman saya di sekolah, kebetulan saya tidak masuk sekolah seperti anak-anak SMA kebanyakan, ya benar.

Nyantri di Pesantren Ar Raudlatul Hasanah

Saya adalah anak pindahan dari sekolah pesantren, setelah lulus SMP di MTS Al Washliyah Sei Langgei, saya mencoba untuk masuk SMA di pesantren Ar-Raudlhatul Hasanah, untuk anak pesantren yang masuk saat SMA biasa di sebut Intensif, jadi untuk lulus yang biasanya membutuhkan waktu 3 Tahun, anak-anak intensive harus menyelesaikan masa sekolah dalam 4 Tahun dikarenakan mengejar pelajaran-pelajaran yang tidak didapat saat SMP.

Resmilah saya menjadi santri Pesantren Ar-Raudhlatul Hasanah, tapi… sayangnya saya hanya bisa bertahan 3 semester atau 1 tahun setengah di pesantren, untuk alasan berhenti dan cerita-cerita saya menjadi santri akan saya share di lain waktu biar enggak kepanjangan ya, heheh.

So, setelah keluar, saya belum punya plan apa-apa, untuk melanjutkan sekolah di mana, and I have no idea tujuan saya apa pada saat itu, nanya kesana kemari dan pilihan saya jatuh ke SMK Al-Washliyah 2 Perdagangan.

Berhubung denger testimoni dari sepupu yang katanya kurikulumnya bagus dan disiplin, saya mencoba mendaftar.

Sekolah di SMK Al-Washliyah 2 Perdagangan

Tampak depan | SMK Alwashliyah 2 Perdagangan

Singkatnya saya masuk di sekolah ini, dengan jurusan RPL(rekayasa perangkat lunak), btw SMK ini punya beberapa jurusan mulai dari TKJ, RPL, AP & Akuntansi, dan sekarang mulai merambah ke jurusan-jurusan lain.

dan hebatnya lagi saya juga enggak tau RPL itu apa, ikut-ikutan doang, hahah.

Di sini saya mulai lagi masuk dari kelas X, padahal saya punya pilihan untuk bisa langsung lanjut ke kelas XI, karena ijazah saya saat di pesantren bisa di perhitungkan, tapi setelah dipikir-pikir, it’s ok buat ngulang, biar saya bener-bener nangkep pelajaran di sini.

Saya mulai benar-benar memaknai belajar, mendengarkan penjelasan guru, memahami pelajaran, aktif menjawab, ngerjain tugas, mulai kenal dunia komputer hingga sekarang terjun dan bergelut dalam dunia ini.

Tapi ya taulah anak SMA, sisi bandel-bandelnya juga ada.

Di potong rambut karena gondrong ya pernah, celana runcing di gunting ya pernah(dulu lagi trendnya ini loh, ga tau sekarang ya), di setrap, di keluarkan dari kelas, Hp di tahan, di cubit, tampar, tempeleng, macem-macemlah.

Kerinduan yang terdalam & Terimakasih tak Terhingga

Sekarang saya baru menyadari, betapa bersyukurnya saya memiliki guru-guru seperti mereka, Pak DM, Mis Des, Mis Arfa, Ibu Nur, dan semuanya, I miss you.

Aku merindukan jokes-jokes recehnya pak DM, aku merindukan cubitannya Mis Arfa, semangatnya pak Nizar, quotesnya bu Zen, disiplinnya bu Astuti, marahnya bu DRP, lawakan-lawakan pak Bajri, panggilan pak RB, kelas kosong pak Dar, perhatiannya mis Des, perjodohannya bu Nurwahyu, cerewetnya bu Nita, wejengan pak Mardyono, tatapan bu DA, santainya bu Yohana, tegasnya bu Henni, dan semua guru-guru kami yang spesial.

Dan, bu dar? wak jum’at? pak pitut? apa kabar ya?

Maafkan saya, saya belum sempat mengucapkan rasa terimakasih yang amat sangat, kami bersyukur, betapa hebatnya kalian, guru-guru terbaik kami.

Masa Prakerin/PKL – Foto Studio | Webmedia, Medan

Sedikit berbeda dengan SMA, anak-anak di SMA mungkin tidak merasakan kegiatan-kegiatan seperti UKK yang bikin panas kepala, Prakerin/PKL, gebyar SMK, pelajaran produktif dll.

Bersyukur menjadi alumni SMK Al-Washliyah 2 Perdagangan

Saya juga termasuk siswa yang aktif mengikuti Eskul(ekstra kulikuler) semasa sekolah, terbukti dari saya yang menjabat sebagai Kabag Kesenian.

deket dengan beberapa guru, termasuk pak Ono, jadi bebas masuk lab kapan aja 😀

Saya juga mengikuti padus(paduan suara) dan alhamdulillah menang di beberapa pertandingan, Group Band, Gebyar SMK, Group lawak.

Booth Sekolah – Gebyar SMK 2014 | Raya, Simalungun
Group Lawak – Gebyar SMK 2014 | Raya, Simalungun
Foto bareng – Gebyar SMK 2014 | Raya, Simalungun

Dan, kerennya lagi, kamu tidak akan bisa menemukan kegiatan-kegiatan yang ada di SMK AL-washliyah di sekolah lain, seperti mabid(malam ibadah), dzikir akbar hingga tepung tawar menjelang UN.

Video Dokumenter kelulusan sekolah

Yang mengagetkan bagi saya juga adalah, prestasi saya cukup bagus, beberapa kali menduduki peringkat 1,2 ataupun 3, sekali berada di peringkat 5, dan malah estafet jadi ketua kelas, sungguh aneh, padahal dulu saya termasuk tidak terlalu peduli pada pelajaran, yang pada akhirnya saya menyadari betapa pentingnya semua itu sekarang.

Berbagai bullyan juga mungkin sering saya terima, berhubung saya punya brewok, maka berbagai julukan saya terima, mulai dari “jenggot”, “bewok”, sampe “Jenglot”, dan juga karena saya pernah jualan BBM depan rumah, jadi saya harus bawa-bawa tong kesekolah untuk sepulang sekolah bisa mampir ke SPBU belanja BBM, jadilah saya dijuluki situkang tuak, huhu, lumayan jadi bahan lucu-lucuan di saat sekarang.

Foto bareng selesai UKK – 2014 | Di Sekolah

Cukup berbicara tentang sekolah, karena jika dijabarkan terus satu buah bukupun tidak akan cukup untuk menceritakan kembali pengalaman-pengalaman semasa SMA.

Kembali ketopik, sangat disayangkan sekali akhir-akhir ini, banyak lulusan-lulusan SMA yang terlalu santai dan kurang kritis dalam menghadapi berbagai hal, termasuk menemukan passionnya, mengejar impiannya, hingga menjadi stereotype khalayak ramai bahwa anak-anak yang lulusan sekolah itu belum bisa apa-apa dan bingung mau ngapain tidak punya arah dan tujuan.

Dan juga mungkin banyak diantara kamu yang bertanya, lulus sekolah ngapain?, udah lulus nih, ngapain ya enaknya?

Baca juga: Pentingnya Produktif, Disiplin Dan Fokus Untuk Mencapai Goal

Dari pengalaman saya yang secuil ini, saya akan mencoba membagikan beberapa sudut pandang saya kepada adik-adik semua yang semoga dapat membantu dalam menentukan pekerjaan, karir ataupun tujuan hidup kamu.

Nasihat untuk adik-adikku yang baru lulus sekolah:

  • Tetap dan terus belajar, perbanyak pengalaman hidup, jangan sia-siakan waktu kamu
  • Perbanyak membaca, lalu bagikan hal-hal yang kamu ketahui kepada siapa saja
  • Jaga semangatmu
  • Jangan buang-buang waktu
  • Perbanyak teman, aktif membangun jaringan/network, banyak teman-banyak rezeki
  • Selalu ingat kedua orang tua dan keluarga
  • Pikirkan apa yang bisa kamu lakukan untuk orang lain, sekecil apapun itu pasti sangat berharga, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain
  • Temukan passionmu, bakat, hobi dan sejenisnya sehingga kamu akan menikmati setiap langkah yang kamu jalani
  • jaga kesehatan, perbanyak olahraga, bahkan olahraga ringan sekalipun, terus bergerak
  • Merantau, menjelajahlah, kenali alammu, belajar mensyukuri segala hal dalam hidup ini, berkemah, mendaki gunung, lihat luasnya pantai/laut
  • Tidak ada yang mutlak, tidak ada yang benar-benar salah ataupun benar-benar benar, silahkan berargumen, namun tetap hargai pendapat orang lain
  • Jika hidup berat, ingat sekali lagi, semua ada solusinya, hanya saja kamu memiliki pilihah, mau terjebak dalam masalah tersebut atau bergerak dan mencari solusinya, karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang tidak akan bisa dilalui hambanya
  • Ego adalah musuh yang nyata, kontrol egomu
  • Asumsi membunuhmu
  • Kamu sudah dewasa secara hukum, bijaklah dalam berprilaku dan mengambil keputusan, tidak akan adal lagi yang namanya “maklum, masih anak-anak”, tidak, kamu sudah harus bertanggung jawab baik secara hukum, agama maupun negara, kecuali kamu tidak memiliki agama dan tidak bernegara, mungkin??
  • kamu sudah dewasa secara biologis
  • Pertimbangkan untuk kuliah, apalagi jika kamu beruntung memilih orang tua yang bisa menguliahkan kamu, bersyukurlah, berapa banyak anak-anak yang ingin kuliah namun terbatas secara finansial sehingga mnegurungkan niatnya, dan berapa banyak anak kuliah yang juga harus bekerja untuk menutupi biaya kuliahnya
  • Jika kuliah, 3 atau 4 tahun lagi kamu akan lulus kuliah, pahami dunia kerja, cari teman yang sudah bekerja dan ajak diskusi, jadilah terbuka, buka wawasan, magang, atau jika kamu ingin berbisnis persiapkan segala kebutuhanmu, hal-hal yang penting untuk kamu ketahui, pahami strateginya, belajar dari pelaku usaha yang sudah menjalankan
  • kamu akan menikah 5-8 tahun lagi, belajar, terus berproses, bersikap dewasa, adanya pasangan hidup bukan serta-merta untuk mengurusi hidup kamu, tapi untuk saling melengkapi
  • Sekolah enggak mempersiapkan kamu untuk kehidupan, belajarlah menjadi manusia, memanusiakan manusia, pahami toleransi, bersikap kepada teman ataupun tetangga
  • Kamu hidup bernegara, negara memiliki hukum, pajak, penuhi kewajiban kamu
  • belajar keuangan, pahami dunia finansial, menabung, investasi, karena berapapun yang kamu miliki jika tidak bisa mengelolanya akan menjadi percuma
  • jadilah spesial, pahami suatu ilmu sehingga kamu mahir pada bidang tersebut, paling tidak, hal yang senang kamu sukai, lakukan terus, ada hukum 1000 jam, jika kamu sudah melakukannya dalam waktu tersebut dengan atensi yang cukup, yakinlah kamu akan di cari-cari orang
  • Tidak semua ekspektasi mudah untuk menjadi nyata, perjuangkanlah!
  • Sendiri tidak masalah, pacaran juga tidak masalah, selagi perilaku tersebut mendukung akan goal ataupun mimpi-mimpimu, dan kamu bisa mengontrol hati dan pikiranmu
  • jadilah baik, jaga sopan santun, etika dan budaya, kalau bisa menjadi orang baik, kenapa harus jadi jahat? hukum tarik menarik berlaku
  • Hindari berhutang
  • Kurangi mengeluh
  • Ambil kesempatan
  • Takut? kamu belum mencoba, mengapa harus takut? takut ngomong dengan orang asing? takut bertanya? big no!
  • Terima kegagalan, belajar dari pengalaman
  • Sesekali tidak masalah untuk bersikap bodo-amat, refleksi diri
  • Ibadah, ibadah, ibadah
  • Sedekah, sedekah, sedekah
  • berbagi, berbagi, berbagi
  • Tidak perlu berusaha keras untuk menyenangkan hati semua orang
  • Kenali dirimu, minat bakatmu, kepribadianmu, cita-citamu, karirmu, hal yang kamu inginkan
  • Jadilah bijak
  • Pelajari skill baru
  • Kurangi nge-game
  • Tidak semua pertemanan itu layak untuk di pertahankan
  • Takdir akan bekerja pada garis waktunya masing-masing, bersabarlah, semua punya waktunya masing-masing
  • JUJUR!
  • Dinamika kehidupan itu menghidupkan
  • Politik memang kompleks dan merepotkan, tapi paling tidak pahamilah
  • Ngopi, tarik nafas, jangan keterlaluan serius 🙂

Sudah 1221 kata, enggak kerasa, jadi mungkin cukup segini biar enggak kepanjangan ya, atau ada yang mau menambahkan? silahkan isi di kolom komentar ya, oke segitu aja nasihat untuk adik-adikku yang baru lulus sekolah, semoga menjadi manfaat.

Eh btw, apa kabar temen-temen seangkatan? lagi pada sibuk ngejar karir atau persiapan nikah nih? ngobrol dong sesekali 🙂

2 Replies to “Untuk adik-adikku yang baru lulus Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *