Rencana dan Strategi Pembuatan Konten: Panduan Lengkap

Rencana dan Strategi Pembuatan Konten

Rencana dan Strategi Pembuatan Konten – Mengapa konten sangat penting? proses pembuatan konten adalah senjata dalam inbound marketing.

Saat kamu membuat konten, kamu memberikan informasi dan manfaat kepada pembaca, menarik customer yang potensial menuju ke websitemu.

Content Marketing juga menjadi investasi terbaik bagi perusahaanmu, contoh study kasus dengan Content Marketing:
– Content Marketing membawa target pasar 3x lebih banyak dengan harga 62% lebih murah dari pada metode marketing tradisional.
61% pembelian produk secara online datang dari customer yang telah membaca content pada sebuah blog
– Perusahaan yang memposting 16+ postingan pada websitenya mendapatkan 3.5x traffic lebih banyak dari pada yang tidak mempublishnya

Content sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis, maka mari kita mulai dengan membuat strategi konten yang menarik untuk bisnismu.

Persiapan Rencana dan Strategi pembuatan Konten

Kamu tidak akan bisa membangun sebuah gedung tanpa rangkaiannya terlebih dahulu, begitu pula dengan konten marketing, kamu akan mendapatkan hasil yang baik jika merencanakannya terlebih dahulu.

Dan, Strategi pembuatan konten, adalah semua hal yang kamu butuhkan untuk menggambarkan bagaimana brandmu ingin disampaikan kepada audience.

Oke, langsung saja kita mulai bagaimana membuat perencanaan konten yang baik.

Buat Goal Untuk Kontenmu

Mirip dengan strategi marketing tyradisional, strategi konten yang kamu buat harus disesuaikan dengan goal marketing bisnismu.

Misalnya, kamu bisa membuat goal untuk meningkatkan kunjungan blog 25% dalam 3 bulan kedepan.

Setelah kamu menentukan goal tersebut, lalu pikirkan konten yang bagaimana yang kamu butuhkan untuk mencapai goal tersebut.

Jadi, mulai dengan membuat goal, tentukan kontennya, lalu buat.

Tentukan Buyer Persona Dalam Bisnismu

Membangun strategi pembuatan konten bukan hanya membahas tentang konten seperti apa yang akan kamu buat. sebelum itu, kamu juga harus mengerti dan memahami orang seperti apa yang akan membaca kontenmu, dan dimana kamu bisa menemukan mereka.

Nah, kuncinya yang harus kamu ingat saat membuat konten adalah membuat para pembaca seakan-akan kamu berbicara secara langsung kepada mereka.

Satu-satunya cara untuk mengetahuinya kriteria visitor, customer, target pasar dan leadsmu- kamu harus mengenal mereka layaknya sahabat dekatmu.

Kamu harus paham masalah apa yang mungkin mereka hadapi, bagaimana menyelesaikannya, apa ketakutannya. begitu juga dengan pekerjaannya, umur, jenis kelamin, hobi.

Dan ingatlah selalu bahwa kamu memasarkan sesuatu kepada mereka untuk membuat mereka merasakan suatu hubungan denganmu.

Oh iya juga ya, begitu biasanya.

Idealnya adalah kamu berbicara dengan customermu dan tanyakan apa yang mereka butuhkan, atau membuat kuesioner, namun jika tidak memungkinkah, solusinya adalah tentukan buyer personamu.

Buyer Personamu adalah orang yang ingin kamu jangkau dengan kontenmu, mirip dengan target market, akan tetapi Buyer Persona lebih detail, orang tersebut adalah orang yang benar-benar butuh dan mendapat manfaat dari konten yang telah kamu buat.

Membuat buyer persona membutuhkan beberapa waktu untuk riset secara mendalam, sedikit ngoprek dan menebak.

Jika kamu belum terbiasa, kamu bisa memulai dengan memanfaatkan tool MakeMyPersona untuk menemukan buyer persona yang kamu butuhkan.

Perjalanan Calon Pembeli

Jika kamu pernah merasakan pusing, hal pertama yang mungkin kamu lakukan adalah mencari tau apa penyebabnya. mungkin kamu merasa dehidrasi, terlalu banyka minum kopi, atau kamu sedang sakit. setelah kamu mencari tau akar permasalahnnya, kamu akan mencari tau solusinya, minum air mineral atau konsultasi kedokter, lalu kamu menemukan solusi bagaimana agar sembuh dari sakit kepala tersebut.

Begitulah gambaran kecil sebuah perjalan calon customer atau sering disebut customer journey. Setiap prospek memiliki masalahnya masing-masing, sehingga kamu perlu memetakan kesadaran, pertimbangan dan keputusan apa yang harus diambil oleh customermu.

contoh perjalanan calon pembeli

Dengan mempertimbangkan dan memetakan customer journey, maka kamu telah mementukan dan membuat informasi yang relevan dan tepat untuk setiap persona.

Hal ini juga memudahkan anda untuk menyesuaikan kebutuhan tiap-tiap customer yang mengunjungi websitemu.

Berikut format terbaik untuk masing-masing level persona:

  • Awareness(Kesadaran):Koran, Blog post, Infografis, Konten media sosial, Ebook, Quis, Game.
  • Consideration(Pertimbangan): Podcast, Worksheet, Template, Worksheet.
  • Decision(Keputusan): Gratis Trial, Demo, Panduan Produk, Konsultasi, Kupon, Diskon

Memaksimalkan Customer Journey dengan Audit Konten

Bagaimanapun baiknya konten yang telah kita buat, flow customer yang jelas, strategi yang tepat, tidak berarti hal tersebut sudah cukup.

Setelah strategi dijalankan, kamu harus memeriksa apakah konten tersebut sudah benar-benar tepat, ada mungkin adalah yang harus direvisi, ditulis ulang untuk mendapatkan content dengan buyer persona yang tepat untuk masing-masing customer.

Berikut beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk melalukan audit:

  1.  Buatlah daftar dan format kontenmu dalam sebuah excel atau spreadsheet.
  2. Buat kolom keyword yang anda targetkan, buyer persona, format, topic utama, flow customer journey, dan isi kolom tersebut.
  3. Buat kolom tentang metrix yang jadi pertimbangan, seperti total tambilan(view), jangkauan, jumlah share, dll.
  4. Lalu kategorikan untuk setiap kontennya, lalu kamu bisa menilai mana yang harus dimaksimalkan, harus ditambah, ditulis ulang atau di relasikan dengan konten yang lain

Ya, mengaudit konten pasti akan terasa membosankan, namun pasti ada hasil dalam setiap aksi yang kita lakukan, semakin niat kamu mengaudit akan semakin maksimal pula hasilnya.

Pilihlah Format yang Tepat

masih ingat buyer persona yang kamu buat? kamu membuat konten dari kriteria dan variabel yang kamu temukan, yang berarti kamu harus membuat konten dengan format yang tepat, mudah, dan bermanfaat bagi prospekmu.

Format-format tersebut bisa jadi dalam bentuk: Post blog, video, infografis, ebook, podcast, konten media sosial, ig story atau apapun yang kamu pahami.

Gunakan beberapa pertimbangan ini untuk membuat format konten yang tepat:

  • Dimana buyer personamu menghabiskan waktu mereka? (Sosial media, instagram, google, youtube)
  • Seberapa mudah mereka dapat menemukan dan memahami isi konten tersebut?
  • Bagaimana flow mereka untuk menemukan dan menikmati dan melakukan aksi setelah membaca kontenmu?
  • Apakah kamu mampu membuat dan memproduksi konten tersebut?

Pentingnya Promosi Konten

Strategi promosi yang kamu butuhkan sama pentingnya dalam pembuatan dan pemilihan konten.

kamu sudah bersusah payah membuat konten tetapi kamu membuatnya ditempat yang tidak bisa ditemukan atau tidak dapat menjangkau marketmu. semuanya akan sia-sia.

Strategi promosi yang kamu buat bisa berasal dari buyer persona sebelumnya, seperti tempat mereka menghabiskan waktunya? jam berapa dan hari apa? seberapa sering mereka membutuhkan kontenmu? bagaimana cara mereka menemukan kontenmu? judul seperti apa yang mengundang mereka untuk mengunjungi?

Berikut beberapa cara mudah untuk mempromosikan kontenmu:

  •  Manfaatkan Media Sosial
  • Gunakan Email Marketing
  • Coba Promosi Berbayar

Demikian artikel tentang Rencana dan Strategi Pembuatan Konten: Panduan Lengkap
Selanjutnya kita akan membahas proses pembuatan konten, tetaplah terhubung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *