Proses Pembuatan Konten Yang Baik dan Benar

cara mudah membuat konten yang tepat

Proses Pembuatan Konten Yang Baik dan Benar – Ya memang, terkadang kita merasa sibuk dan membosankan sebagai marketer. kita tidak memiliki waktu untuk mengerjakan hal-hal yang tidak efesien.

Oleh karena itu, kita seharusnya membuat SOP atau Flow untuk setiap proses atau hal-hal yang akan kita kerjakan.

Kita rancang rancang sistemnya, coba, buktikan, lalu ulangi sistem tersebut hingga memberikan hasil sesuai dengan yang kita inginkan.

Coba bayangkan dan pikirkan campaign para marketer yang pernah kamu lihat – Webinar, email marketing, autoresponder, landing page, dll.

Semuanya memiliki sistem, flow dan proses, begitu juga dengan proses dalam pembuatan konten.

Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat konten yang baik, dan biarkan otak kananmu bekerja.

1. Tentang Riset – Riset Kata Kunci Untuk SEO

Membuat dan merancang buyer persona telah memberikan kita ide dan gambaran topik apa yang seharusnya kita buat dan pertanyaan-pertanyaan apa yang mungkin mereka lontarkan.

Yang mana hal ini adalah permulaan yang baik.

Sekarang, saatnya kita menetapkan ide-ide tersebut dan menerapkan ke audience atau pengunjung dengan skala yang lebih besar.

Memang, akan terasa lebih oke jika kita menulis sebuah konten atau artikel untuk satu orang, tetapi, hal tersebut akan membuang-buang waktu dan energi.

Riset SEO – Riset Kata Kunci atau Keyword Research – Akan menunjukkan kepada kita seberapa banyak pencarian dalam suatu kata kunci dan susunan kata, dan apakah kata kunci tersebut memang banyak dicari dan layak untuk dibuat konten untuk menjelaskannya.

Cara yang mudah dalam riset keyword adalah dengan menuliskan secara rinci tentang pertanyaan-pertanyaan yang mereka utarakan pada mesin pencari.

Lalu lakukan pencarian dengan kata kucni tersebut apakah memang banyak orang yang mencarinya.

Agar lebih praktis, kamu bisa melihat variabel jumlah pencarian dengan rumus MSV(Monthly Search Volume) atau jumlah pencarian dengan kata kunci tersebut dalam satu bulan terakhir.

Cobalah untuk menargetkan dengan kata kunci yang pencariannya tinggi dan kompetitif.

Sebelum kita memulai lebih lanjut, saya akan menjelaskan terlebih dahulu hal-hal apa yang perlu kamu ketahui tentang SEO:

Salah satu faktor penting yang mempengaruhi dan dapat membantumu untuk mendapatkan tempat terbaik pada hasil pencarian adalah domain authority.

Kamu bisa mendapatkan domain authority dengan cara menghitung seberapa banyak link yang menuju kepada websitemu.

Agar hal ini bisa terjadi, kamu bisa bertukar link dengan website atau blog yang sejenis, atau buat konten semenarik mungkin sehingga blog lain bisa mengutip dan merekomendasikan ke website milikmu.

Yang berarti, semakin bagus dan berkualitas kontenmu, semakin bagus pula domain authoritymu sehingga mudah untuk mendapatkan peringkat dari hasil pencarian dengan keyword yang relatif sulit untuk ditaklukkan.

Jika kamu masih baru memulai membuat konten dan belum memiliki konten yang cukup, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menargetkan kata kunci menggunakan metode long-tail keyword.

Dengan kata kunci yang tidak terlalu sulit dan banyak kompetitor, namun hasil pencariannya tetap tinggi.

Misal, memiliki pencarian kata-kunci setiap bulan mulai dari 200 hingga 1500 MSV.

hal ini dapat memberikanmu kesempatan terbaik untuk websitemu dan menyampaikan kontenmu kepada lebih banyak orang.

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk melakukan riset kata kunci:

  • Gunakan Tools, produk, alat, software untuk melakukan riset keyword: rekomendasi SEMRush, Moz Keyword Eplorer.
  • Riset manual, Ketik keyword yang ingin kamu bidik atau targetkan pada mesin pencarian, dan catat keyword sejenis yang muncul/direkomendasikan dan catat pula berapa jumlah pencariannya.
  • Lihat juga kata kunci yang saling berhubungan dengan kata kunci tersebut pada hasil pencarian(SERPs).

2. Ide, gagasan dan Imajinasi

Setelah kamu menemukan data dan menentukan keyword apa yang ingin dibidik dan ditargetkan, buatlah konten yang saling terkait dengan satu pembahasan lengkap dengan topik-topik turunannya.

Misalnya, kamu ingin membuat konten edukasi tentang memasak,
Maka kamu bisa memulai dengan membuat konten utama Panduan Lengkap Belajar Memasak Dari Nol.

lalu, buat konten turunannya seperti: Hal-hal yang perlu disiapkan sebelum memasak, Hal yang harus di hindari saat memasak, Formula yang tepat untuk mendapatkan hasil masakan yang maksimal.

Lalu buat link pada masing-masing artikel ini pada artikel utama tentang memasak tadi.

Pastikan struktur penunjuk atau perujuk tersusun secara rapi sehingga pengunjung dapat dengan mudah mengakses konten yang dibutuhkan.

Atau, kamu juga bisa membuat konten dengan jenis yang lain seperti studi kasus, vlog, ebook sebagai penunjang agar terasa lebih lengkap.

Jika kamu merasa belum menemukan ide, mungkin kamu bisa memulai dengan mencari inspirasi dari buku yang pernah kamu baca, pengalaman, website kompetitor, atau video yang pernah kamu tonton.

Setelah kamu mendapatkan kata kunci dan menemukan ide konten yang akan ditulis, lalu buatlah jadwal untuk penulisan blog/websitemu, dan mulailah menulis.

3. Cara Menulis Konten Yang baik Dan Tepat

Saya akan membahas tentang tips bagaimana proses menulis yang baik….
Kekuatan konten kamu mungkin dalam bentuk video, gambar atau audio(podcast).

Namun, bagaimanapun jenisnya, semua jenis konten memiliki struktur yang sama, seperti:

  • Gunakan Persona mereka, bahasa yang mereka gunakan, humor yang mereka suka, tren yang mereka hadapi.
  • Buatlah sesuatu yang Unik, jangan pernah membuat konten yang sama atau sudah ada sebelumnya. pertimbangkan untuk membuat konten yang baru dan unik, untuk mengisi kekosongan pada konten yang sudah ada.
  • Tetap pada satu ide dan gunakan kontenmu untuk memperkuatnya. Jangan buat pembaca blogmu bingung dengan membuat tulisan yang terlalu panjang, akan tetapi buat bagan dan bagi menjadi beberapa artikel dengan topik yang relevan pada setiap bagian.
  • Temukan gaya menulismu dan jadi dirimu sendiri. Jangan berusaha keras untuk membuat pembacamu terkesan dengan menggunakan kata-kata yang tidak mereka pahami, permudah.
  • Buat ringkas dan jelas. kamu ingin pembaca terhubung denganmu dan mendapatkan manfaat dari konten yang kamu buat. tidak perlu banyak basa-basi dan membuat kata-kata yang membingungkan.

4. Edit dan Review Kontenmu

Cara mengedit dan mereview tulisan yang telah kamu buat adalah proses yang subjektif. Mungkin kamu ingin langsung mengeditnya, atau mungkin menunggu keesokan harinya dan mereview dengan mata yang lebih fresh.

Mungkin kamu harus memperhatikan tata bahasa, kosa kata, atau typo yang mungkin terjadi.

Nah, hal lain yang harus kamu perhatikan adalah bahasa yang jelas, tanda baca yang tepat, dan pastikan tidak ada kesalahan pengetikan.

5. Proses Upload Konten

Nah, setelah kontenmu selesai, kamu harus meletakkannya ditempat yang dapat diakses orang, CMS atau Blog adalah alat yang memungkinkan kamu bisa meletakkan kontenmu.

Kamu dapat menggunakannya dengan mudah, menghubungkan dengan media sosial, landing page maupun email.

Tidak hanya itu, dengan CMS atau blog kamu juga bisa menganalisa hasil dari setiap konten yang kamu buat, jumlah pengunjung, keyword yang digunakan, jumlah pencarian dll.

6. Proses Penerbitan Konten

Menerbitkan konten adalah hal yang paling melegakan. hanya dengan satu klik saja pada bagian “Terbitkan” konten kamu siap untuk dijangkau banyak orang.

Tetapi, mengapa saya harus memperikan poin dan penjelasan tentang ini?

Karena nyatanya, hal ini tidak semudah itu. Ya kamu bisa menerbitkan konten setelah menguploadnya, atau kamu bisa menunggu waktu yang tepat dan optimal.

Jika kamu sekedar menerbitkan saja, mungkin hal ini tidak akan memberkan pengaruh besar terhadap audiencemu.

Akan tetapi, jika kamu telah menetapkan dan mempertimbangkan jadwal penerbitan, contohnya: menerbitkan artikel baru pada hari senin, makan audiencemu akan mempertimbangkan untuk membaca konten lain pada hari-hari senin selanjutnya.

Atau penyebab lain, seperti menerbitkan konten pada saat tren-tren tertentu, ada hal yang viral, atau hari-hari besar.

Contohnya, kamu membuat konten yang berhubungan dengan hari kemerdekan Indonesia, maka kamu harus menerbitkan dekat sebelum atau tepat pada hari tersebut.

CMS biasanya dapat memberikanmu cara yang memungkinkan kamu dapat mengatur jadwal penerbitan konten sesuai dengan yang waktu yang kamu inginkan.

Demikian artikel tentang Proses Pembuatan Konten Yang Baik dan Benar.

Selanjutnya, saya akan membahas tools, alat atau software yang mungkin kamu butuhkan dalam pembuatan konten. sampai ketemu di artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *